Suara Konsel : Surunuddin - Rasyid Perusda Kolaka

Video Prosesi Kasambu Sebagai Tradisi Adat Suku Muna di Sultra

Belum ditonton sejak 20 July 2020
LuloPedia Indonesia 0 subscibers

LULOPEDIA.TV – KENDARI, ADAT ISTIADAT SECARA TURUN TEMURUN MASIH DILAKSANAKAN HINGGA KINI DI BERBAGAI WILAYAH DI INDONESIA.

DIMANA PROSESI ADAT TERSEBUT MASIH LEKAT DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT YANG MEMILIKI NILAI SAKRAL DALAM KEHIDUPAN MANUSIA.

SALAH SATUNYA, PROSESI ADAT KASAMBU ATAU TUJUH BULANAN YANG DIMILIKI SUKU MUNA YANG ADA DI SULEWESI TENGGARA.

ADAT KASAMBU ATAU TUJUH BULANAN TERSEBUT MEMILIKI ARTI MEMBERI DO’A KESELAMATAN KEPADA SUAMI ISTRI YANG TIDAK LAMA LAGI MENYAMBUT KEDATANGAN SANG BUAH HATI.

RANGKAIAN PROSESI ADAT KASAMBU RELATIF LEBIH SIMPEL DAN PRAKTIS SEPERTI PROSESI YANG TERLIHAT PADA PASANGAN SUAMI ISTRI, DION DAN AYIN DI KELURAHAN PUNGGOLAKA, KECAMATAN PUUWATU, KOTA KENDARI INI.

PASANGAN SUAMI ISTRI TERSEBUT, DI MANDIKAN OLEH BHISA ATAU ORANG YANG DIPERCAYA MELAKUKAN RITUAL, DENGAN MENGENAKAN SARUNG DAN DUDUK DI ATAS LESUNG YANG MEMILIKI ARTI MEMBERI KESELAMATAN KEPADA BAYI YANG DIKANDUNGNYA.

TAK KALAH MENARIK DARI TRADISI KASAMBU INI YAITU KAKUNDE ATAU MENCUCI RAMBUT DENGAN MENGGUNAKAN SANTAN KELAPA YANG DIUSAPKAN KE UBUN-UBUN ISTRI SEBANYAK TIGA KALI BEGITUPUN SEBALIKNYA KEPADA SUAMI.

KAKADIU ATAU MEMBERSIHKAN DIRI YANG MEMILIKI ARTI MENGHINDARKAN BAHAYA YANG AKAN MENIMPAH PASANGAN SUAMI ISTRI DAN CALON BAYI. DIMANA PASANGAN TERSEBUT SAAT DIMANDIKAN OLEH BHISA MENGHADAP BARAT DAN TIMUR YANG DISIRAMKAN AIR DI ATAS DAUN LONTAR ATAU YANG DISEBUT KABONGKASI.

ADA JUGA KANTOWESI YAITU PROSES MEMECAHKAN KELAPA YANG MEMILIKI ARTI MEMBUKA MULUT RAHIM KETIKA AKAN MELAHIRKAN SEHINGGA TIDAK ADA HAMBATAN DALAM PROSES PERSALINAN.

BEGITU JUGA DENGAN TRADISI KASAMBU ATAU MENYUAPKAN MAKANAN ISTIMEWA KEPADA PASANGAN SUAMI-ISTRI, YANG TIDAK DAPAT DISIAPKAN SEBAGAI MAKANAN SEHARI-HARI SEPERTI LAPA-LAPA KETUPAT, AYAM GORENG, AYAM GULAI, TELUR, PISANG, KUE CUCUR, KUE WAJIK, KUE SIRKAYA DAN LAIN-LAIN.

HAL TERSEBUT SELAIN MEMBERI NUTRISI DARI SEGI FISIK, JUGA MEMLIKI ARTI MEMANJATKAN DOA YANG TENTU SAJA HARAPAN UNTUK KEBAIKAN ANAK KELAK SETELAH LAHIR.

LA ODE LA ANTO, TOKOH ADAT DI KECAMATAN PUUWATU MENJELASKAN SEMUA RANGKAIAN PELAKSANAAN PROSES ADAT TERSEBUT SEMATA-MATA SEBAGAI HARAPAN AGAR PASANGAN SUAMI ISTRI MENJADI KELUARGA SAKINAH, MAWADAH DAN WAROHMAH SERTA DIBERI KETURUNAN YANG SHOLEH DAN SHOLEHAH DALAM MENGARUNGI BAHTERAH RUMAH TANGGA.

DEMIKIAN, DION ZIMANI, LULOPEDIA.TV MELAPORKAN DARI KENDARI, SULAWESI TENGGARA.