Suara Konsel : Surunuddin - Rasyid Perusda Kolaka

Video. Peringatan Setahun Tragedi September Berdarah, Begini Suasana Aksi di Mapolda Sultra

Belum ditonton sejak 27 September 2020
LuloPedia Indonesia 0 subscibers

LULOPEDIA.TV – KENDARI, Memperingati setahun tragedi September Berdarah (Sedarah) atas meninggalnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, yakni Almarhum Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi , ratusan mahasiswa UHO dan beberapa organisasi eksternal kampus di Kendari serta keluarga besar Yusuf-Randi melakukan aksi di Mapolda Sultra, pada hari Sabtu (26/9/2020).

Tragedi meninggalnya Almarhum Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi sudah setahun berlalu. Namun hingga saat ini tragedi Sedarah ini belum juga terungkap siapa oknum dan apa sanksi terhadap pelaku dalam tragedi tersebut.

Dihadapan ratusan personil polisi yang mengawal aksi, mahasiswa kembali mempertanyakan lambatnya penanganan kasus penembakan dan kematian rekan mereka yang diduga kuat dilakukan oleh oknum polisi.

Terlihan empat kendaraan water canon dan ratusan personil diturunkan untuk mengawal aksi di depan mapolda sultra.

Setelah beberapa jam mahasiswa melalukan aksi, pihak Polda menurunkan helikopter di tengah masiswa yang sementara menyampaikan aspirasinya. Beberapa kali helikopter milik Polda Sultra berputar hingga debu yang ada dijalanan terhambur.

Mahasiswa sesekali terlihat melemparkan batu dan botol air mineral ditengah kumpulan polisi yang berjaga jaga.

Namun aksi unjuk rasa tersebut tidak berjalan kondusif akibat adanya gesekan antara mahasiswa dengan pihak kepolisian yang memaksa menjebol blokade penjagaan.

Selama kurang lebih 2 jam terjadi aksi saling lempar, Pihak kepolisian akhirnya membubarkan paksa pengunjuk rasa dengan menghujani dengan gas air mata.

Demikian , Fathan, Lulopedia.tv melaporkan dari Kendari, sulawesi tenggara