Video Kompetensi Sdm Koperasi Di Sultra Digenjot

Dilihat 55 kali sejak 5 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 0 subscibers

KENDARI, LULOPEDIA – DINAS KOPERASI DAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA, MENGADAKAN PELATIHAN KEPADA 480 KOPERASI DARI 17 KABUPATEN/KOTA DI SULTRA YANG DIBAGI DALAM 12 ANGKATAN DAN AKAN DILAKSANAKAN TIGA HARI SETIAP ANGKATAN.

 

SEKERTARIS DINAS KOPERASI DAN UMKM SULTRA, ISNAIN, MENGATAKAN PELATIHAN KEPADA KOPERASI MERUPAKAN BENTUK SUPORT DAN EDUKASI PEMERINTAH GUNA MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA MANUSIA.

 

IA MENYEBUTKAN MATERI YANG DISAMPAIKAN PADA PELATIHAN TERSEBUT MENGENAI PERHITUNGAN PENILAIAN KOPERASI YANG SELAMA INI BELUM PERNAH DIEDUKASIKAN KEPADA KOPERASI. KEMUDIAN PENGEMBANGAN SDM INI TERUS DIDORONG SEHINGGA KOPERASI YANG KATEGORI SEHAT, KURANG SEHAT DAN DALAM PEMANTAUAN BISA MENINGKATKAN PEMAHAMAN.

 

BERDASARKAN DATA DINAS KOPERASI DAN UMKM SULTRA JUMLAH KOPERASI TERCATAT EMPAT RIBUAN NAMUN TIDAK SEMUA KOPERASI MELAKUKAN KEGIATAN HANYA DIBAWAH 10 PERSEN, DENGAN RINCIAN KOPERASI YANG RUTIN MELAPORKAN KEUANGAN DAN MELAKUKAN KEGIATAN CUKUP KECIL SEKITAR 400 KOPERASI DAN YANG MASUK KATEGORI SEHAT SEKITAR 600 KOPERASI.

 

MENURUTNYA, HAL TERSEBUT MENJADI PERMASALAHAN PERKOPERASIAN. SEKITAR DUA RIBUAN KOPERASI DI SULTRA ITU HANYA PAPAN NAMA. JADI TUMBUH KEMBANG NYA KOPERASI SEBENARNYA HARUS DIBARENGI DENGAN SDM DAN KEINGINAN YANG TULUS UNTUK MEMBESARKAN KOPERASI.

 

DEMIKIAN, WA RIFIN, LULOPEDIA MELAPORKAN DARI KENDAEI, SULAWESI TENGGARAA