Video Aktifitas Dan Daya Beli Masyarakat Jadi Pendorong Tumbuhnya Ekonomi Sultra

Dilihat 82 kali sejak 10 January 2022
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

KENDARI, LULOPEDIA.TV – SEPANJANG TAHUN 2021 EKONOMI DIPREDIKSI TUMBUH 3,2 PERSEN SAMPAI 4,0 PERSEN. DIHARAPKAN PERTUMBUHAN EKONOMI INI TERUS MENINGKAT PADA TRIWULAN III-2021 EKONOMI SULTRA TELAH TUMBUH 3,97 PERSEN, LEBIH TINGGI DARIPADA NASIONAL YANG TERCATAT 3,51 PERSEN.

 

SEMENTARA DI TAHUN 2022 SECARA NASIONAL BI MEPREDIKSI EKONOMI AKAN TUMBUH 4,7 PERSEN SAMPAI 5,5 PERSEN DAN DI SULTRA PERTUMBUHANNYA DIPROYEKSIKAN LEBIH TINGGI DI BANDING 2021.

 

KEPALA KANTOR PERWAKILAN BANK INDONESIA SULAWESI TENGGARA MENYEBUTKAN MENINGKATNYA EKONOMI DI SULTRA AKAN DI DORONG DENGAN MEMBAIKNYA KONDISI MITRA DAGANG SULTRA YAITU TIONGKOK YANG TERLIHAT DARI PERKIRAAN INDEKS PMI MANUFAKTUR TIONGKOK PADA 2022 SEBESAR 51.30 POIN YANG DI PERKIRAKAN DAPAT MENARIK PERBAIKAN KINERJA TAMBANG DAN INDUSTRI PENGOLAHAN DI SULTRA.

 

KEMUDIAN, MEMBAIKNYA KONSUMSI MASYARAKAT YANG MENDORONG PERBAIKAN KINERJA PERDAGANGAN SELARAS DENGAN PERCEPATAN VAKSINASI DOSIS LENGKAP DAN PERKEMBANGAN COVID-19 YANG SEMAKIN MELANDAI.

 

BERLANJUTNYA PROYEK PEMBANGUNAN FISIK PEMERINTAH, REALISASI INVESTASI BEBERAPA PELAKU USAHA SEKTOR PENGOLAHAN NIKEL DAN BEROPERASINYA BENDUNGAN LADONGI YANG BERPOTENSI BERDAMPAK POSITIF BAGI SEKTOR PERTANIAN.

 

DEMIKIAN, WA RIFIN, LULOPEDIA MELAPORKAN DARI KENDARI, SULAWESI TENGGARA.