Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Dengan Manfaatkan Potensi Wisata & Ekonomi Kreatif Di Daerah

Dilihat 156 kali sejak 24 June 2022
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

LULOPEDIA.ID,KONSEL: Menjadi fokus Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada diberbagai daerah.
salah satunya pengembangan ekonomi kreatif yang ada di kabupaten konawe selatan, sulawesi tenggara.

Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Belli, SE.,M.Si yang diwakili Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar, S.Pi.,M.Si, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Dispar sultra mengembangkan ekonomi kreatif di wilayah sultra guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Banyak potensi yang dapat dikembangkan di wilayah sultra ini yang kaya akan sumber daya alamnya tinggal bagaimana kita mengelolahnya dengan baik sehingga menjadi sesuatu yang menarik dan bernilai jual tinggai,”ujarnya.

Untuk itu pihaknya terus menggenjot potensi-potensi wisata dan ekonomi kreatif yang ada di berbagai daerah sehingga nantinya dapat menarik wisatawan yang datang.

sementara itu, Musdalifa Islamiy Pasha selaku Senior Analyst Shopee Indonesia yang juga pemateri dalam kegiatan ini mengatakan desain foto produk berperan penting dalam menarik pembeli, Dimana tampilan yang diperlihatkan menjadi sesuatu yang menarik jika dijual melalui situs online.

“Foto produk yang cantik dan unik juga sangat besar perannya dalam menjual hasil ekonomi kreatif atau UMKM di media sosial, Terlebih saat ini internet sudah merupakan kebutuhan pokok sehingga kapan saja produk kita dapat dilihat lewat smartphone,”ungkapnya.

 

Musdalifa Islamiy Pasha juga menambahkan dengan pengetahuan yang didapatkan peserta pada pelatihan ini dapat menambah wawasan dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang digelutinya baik itu produk berupa kriya, kuliner maupun wisata.

“Kita harapkan lewat pelatihan ekonomi kreatif ini para peserta dapat menambah wawasan dan meningkatkan perekonomiannya,”tambahnya.

pelatihan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai 23 juni hingga 25 juni 2022 yang diikuti 50 peserta dengan materi yang diberikan dari pemateri yang telah sukses menggeluti usaha ekonomi kreatif.

selain itu, pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang ada disekitar dapat menjadi produk yang bernilai jual tinggi dan tentunya amenjadi ladang pendampatan untuk diri sendiri maupun daerah.

Laporan: Dion Zimani

Editor: Ali Rashid