Perkembangan Pariwisata Daerah Perlu Sentuhan Konten Kreatif

Dilihat 765 kali sejak 21 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 0 subscibers

MUNA, LULOPEDIA.TV – Pariwisata di Kabupten Muna, Sulawesi Tenggara dinilai sangat bisa dipromosikan melalui konten-konten kreatif asalkan memiliki angle atau sudut pandang yang jelas yang dibingkai oleh penulis. Hal ini ditekankan dalam penulisan konten pariwisata, rangkaian workshop ekonomi kreatif sub sektor media yang diadakan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Lulopedia.

 

Jurnalis senior, Andi Sangkarya Amir mengungkapkan, konten kreatif sangat dibutuhkan di era saat ini, khususnya mempromosikan sektor pariwisata di suatu daerah, salah satunya di Kabupaten Muna dengan potensi pariwisata yang sangat menjanjikan. Setiap penulis sangat penting harus mengetahui dan memahami angle atau sudut bidik dari sebuah ide cerita.

 

“Misalnya anda adalah pendatang di suatu tempat. Setelah beberapa hari, anda kemudian kembali ke tempat asal anda. Tentu anda bercerita ke keluarga atau sahabat anda tentang apa yang anda rasakan, dari satu kisah ke kisah yang lain, itulah yang disebut angle,” jelas jurnalis yang menitik kariernya sejak 1992 itu, Jumat (19/11/2021).

Angle inilah, kata Andi Sangkarya Amir, akan memudahkan penulis mengembangkan ceritanya sebab lebih terfokus pada satu sisi dari sekian banyak objek di suatu lokasi. Andi mencontohkan pada milenial di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara bagaimana mengambil angle menarik dari destinasi pariwisata di daerah itu, yakni Pantai Meleura: laut berwarna biru toska, Raja Ampat-nya Kabupaten Muna; Danau Moko: danau air payau berwarna biru yang dihuni penyu; Danau Ubur-ubur Lohia: sensasi berenang bersama ubur-ubur; Tanjung Labora: terumbu karang dan pemandangan bawah laut alami.

 

“Selain memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar, sisipkan juga bahasa daerah. Jangan merasa minder bahwa bahasa daerah di Muna ini dipakai dalam sebuah tulisan,” ujarnya.

 

Andi Sangkarya Amir juga mengatakan, selain menentukan angle, peserta pelatihan juga dilatih mulai dari bagaimana menulis, menyusun tulisan, syarat menulis, panduan menulis yang menarik tentunya agar konten-konten yang dhasilkan menarik kunjungan wisatawan.

 

“Dalam pelatihan ini, peserta diajak ke suatu tempat viral di Kabupaten Muna untuk merasakan langsung atmosfer wisata sehingga lebih menjiwai dalam penulisan kontennya. Setiap peserta pelatihan juga belajar menghasilkan konten menyangkut pariwisata di daerah Muna dan langsung dievaluasi oleh pemateri. Karya terbaik bahkan diberikan hadiah sebagai upaya peserta telah berkontribusi memperkenalkan pariwisata di daerah itu kepada orang di sekitarnya,” ujarnya.

Lanjutnya, penulisan konten pariwisata menjadi salah satu agenda workshop ekonomi kreatif sub sektor media yang berlangusung d Kabupaten Muna, sebagai lokasi kedua agenda tersebut. Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu pencetus kaum milenial untuk membangkitkan sektor pariwisata di tingkat lokal hingga internasional.

 

“Karya tulis tersebut nantinya bisa dijadikan referensi para wisatawan agar berkunjung ke Muna. Sehingga milenial sebagai sasaran pelatihan tersebut mulai aktif membuat konten bertemakan pariwisata di daerah itu,” pungkasnya.

 

Reporter: Dion Zimani
Editor: Samid Hamid Larafaa