Peran Milenial Eksplor Destinasi Wisata Di Daerah Dengan Medsos

Dilihat 502 kali sejak 13 December 2021
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

KENDARI , LULOPEDIA.TV – Lewat penulisan konten dan fotografi diharapkan generasi milnenial dapat mengeksplor setiap destinasi Wisata di daerahnya.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh pada Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata di Kota Kendari, Minggu (12 Desember 2021).

Menurutnya, Promosi pariwisata sangat memerlukan dukungan dari semua elemen tanpa terkecuali kalangan milenial, terlebih promosi tersebut melibatkan ruang digital.

Pariwisata di 17 kabupaten dan kota di wilayah Sultra sudah saatnya semakin berkembang dan menjadi daftar kunjungan para wisatawan.

Untuk menaikkan angka kunjungan wisatawan tersebut bisa melalui penulisan konten dan fotografi dengan memberikan ulasan atau destripsi destinasi-destinasi yang dimiliki Sultra.

“Misalkan ada 50 orang yang mengikuti kegiatan konten dan fotografi pariwisata, kemudian dia posting di media sosialnya sehingga banyak yang tahu tentang wilayah itu dan orang tertarik untuk berkunjung di tempat tersebut,” jelasnya.

“Ini penting bukan hanya bagi kita saja, tetapi bagi anak-anak yang duduk dibangku sekolah sehingga hasilnya dapat mencintai keindahan wilayah kita. Kalau hal ini disepakati, maka kita harus mau terlibat dan tidak lagi berpangku tangan atas kondisi ini,” sambung Ketua DPRD.

Terkhusus milenial yang dapat mengkampanyekan pariwisata minimal di tanah kelahirannya atau kawasan tempat tinggalnya.

“Ke depan pemerintah akan membuat suatu program, yakni wilayah destinasi wisata akan ikut juga usaha kecil menengah, turut pula budaya lokalnya dan seterusnya sehingga akan membawa banyak manfaat yang akan dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Sultra, Syamsinar juga mengharapkan peran milenial yang secara mandiri mempromosikan pariwisata melalui konten dan fotografi di ruang digital seperti media sosial.

Tentunya peran milenial dalam berkontribusi untuk kemajuan daerah sangat dibutuhkan, utamanya d sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Karena kita memiliki keanekaragaman dari sisi budaya, kearifan lokal, dan potensi dari sektor pariwisata sehingga ketika itu dipotret dalam suatu bingkai fotografi ataupun konten, itu kemudian bisa menciptakan pasar yang akan mendorong pengembangan sektor pariwisata secara luas,” terangnya.

Malam Anugerah Lomba Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata merupakan rangkaian dari workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dna fotografi pariwisata yang diadakan Dinas Pariwisata Sultra bekerja sama dengan Lulopedia.tv, Sultrakini.com, dan Komika Publising.

Workshop sendiri terselenggara di enam titik lokasi, yakni Kota Kendari, Kabupaten Muna, Kota Baubau, Kabupaten Buton, Bombana, dan Kabupaten Kolaka.

Kegiatan yang menyasar milenial dan pelaku ekonomi kreatif ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal Lulo Pedia, Website lulopedia.tv, Facebook Ekraf Dispar Sultra, dan Instagram ekraf_disparsultra.

 

Laporan : Dion Zimani