Pariwisata  Kota Baubau Perlu Setuhan SDM Kreatif

Dilihat 722 kali sejak 24 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 0 subscibers

BAUBAU, LULOPEDIA.TV – Potensi pariwisata di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara begitu menjanjikan, namun sektor ini rupanya masih perlu sumber daya manusia yang mempuni sebagai penggerak promosi pariwisata  di era digital saat ini.  Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, Idrus Taufiq Saidi saat menghadiri workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata pada Selasa (23/11/2021).

 

Idrus mengungkapkan, posisi Kota Baubau sangat strategis dengan beragam potensi pariwisatanya mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga kuliner, sehingga daerah ini tidak jarang dijadikan salah satu pilihan destinasi favorit di wilayah Sultra. Apalagi Kota Baubau menjadi pilihan alternatif akses menuju Kabupaten Wakatobi yang merupakan salah satu top destinasi wisata di Indonesia, yaitu melalui Bandara Betoambari Baubau.

 

“Itulah pilihan dimana Baubau menjadi salah satu pilihan akses menuju Wakatobi. Hal ini bisa bermanfaat dalam hal konektivitas dengan Wakatobi. Baubau juga rencana memperpanjang landasan pacu bandara yang awalnya masterplan sekitar 1.800 meter menuju 3.000 meter,” jelasnya di hadapan puluhan peserta pelatihan, Selasa (23/11/2021).

Ia menerangkan, di tengah potensi daerah yang ada, kata dia, SDM sangat dibutuhkan dan memang menjadi penggerak segala sektor termasuk pariwisata. Tujuan inilah yang membuat pihaknya membutuhkan kebijakan yang tepat, akurat, dan terukur untuk mendorong sektor tersebut. Sejauh ini, pihak Dispar Baubau terus memaksimalkan kemampuan dan keterampilan SDM pariwisata melalui pelatihan-pelatihan, sebab upaya mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif diperlukan terobosan kreatif kekinian.

 

Idrus juga menambahkan, melalui pelatihan penulisan konten dan fotografi pariwisata yang diselenggarakan Dispar Provinsi Sultra bekerja sama dengan Sultrakini.com di Kota Baubau bisa menambah kemampuan SDM untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan multimedia digital, sebab digital marketing saat ini diperlukan sebuah pelatihan khusus.

 

“Sebetulnya kami sedang mempersiapkan kepariwisataan, salah satunya meningkatkan SDM karena mereka pelaku sejatinya yang berada di tengah-tengah masyarakat untuk berbagi informasi, penggerak, dan menerima manfaatnya,” ucapnya.

 

Untuk diketahui, workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata diikuti puluhan milenial yang dipusatkan di Kota Baubau, pada 23-24 November 2021. Tidak hanya materi pelatihan didapatkan peserta, mereka juga diajak mempraktikkan membuat karya tulis dan fotografi hingga evaluasi karya dan pemberian hadiah bagi peserta terbaik. Kegiatan ini pula disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Lulo Pedia.

 

Reporter: Dion Zimani
Editor: Samid Hamid Larafaa