Milenial Diajak Eksprol Potensi Wisata Bombana

Dilihat 238 kali sejak 30 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

BOMBANA – Sebagai upaya dalam mengangkat dan meningkatkan potensi wisata daerah, Dinas Pariwisata Provinsi Sultra berkerjasama dengan beberapa instansi menyelenggarakan workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata di wilayah kabupaten Bombana yang dilakukan dari tanggal 30 November-1 Desember 2021 guna mendorong para milenial untuk mengeksplor potensi wisata di kabupaten Bombana.

Hal ini disambut baik oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana, sebab diharapkan milenial sebagai sasaran kegiatan semakin termotivasi untuk mengeksplor potensi di wilayah Bombana. Workshop ekonomi kreatif sub sektor media di Kabupaten Bombana menyasar kalangan milenial seperti empat titik lokasi kegiatan lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan hasil kerja sama Dinas Pariwisata Provinsi Sultra dengan Komika Publishing itu melatih milenial setempat untuk mampu mengeksplor potensi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui konten dan foto.

Sekretaris Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Andi Baso, mengatakan potensi pariwisata di wilayah tersebut sangat banyak namun masih butuh sumber daya yang mumpuni dan eksplorasi di ruang digital.

 

 

“Pariwisata di Bombana tidak kalah dengan pariwisata di tempat lain, cuma salah satu faktor belum terekspos karena promosi di medianya makanya kami sangat mengapresiasi sekali dengan kegiatan ini,” terangnya, Selasa (30/11/2021).

Harapan besar disampaikan pihak Dispar Bombana agar workshop ekonomi kreatif tersebut membantu milenial setempat membangkitkan pariwisata setempat, sebab dampaknya akan terasa di sektor lainnya wilayah itu.

“Karena akan multi player effect bagi perhotelan, transportasi, kuliner, dan turunan-turunan usaha lainnya. Saya berharap juga milenial ada kreativitas mengelola konten. Apa pun yang kita lakukan kalau tidak dipromosikan, orang tidak kenal, ini juga peran milenial,” jelas Andi Baso.

Objek pariwisata dikembangkan Pemda Bombana maupun pemerintah kecamatan, lanjutnya, berupa Danau Daponu-ponu, Tangkeno, Pulau Kondo di Poleang Barat, Pantai Damalawa di Kabaena Timur. Sementara wisata unggulannya adalah wisata alam Tangkeno dan wisata danau Daponu-ponu.

“Wisata Tangkeno itu wisata alam, di situ dikembangkan bisa naik gunung dan wisata alam lainnya. Danau Daponu-ponu, danau alam di tengahnya ada pulau kecil di pinggir-pinggir itulah dibuat gazebo, bisa juga mancing,” tambahnya.

Sedangkan ekonomi kreatif di wilayah Bombana juga masih perlu sentuhan dari aspek pengembangan kemasan. Tentu ia mengharapkan penambahan pengetahuan (peserta) sehingga mereka bisa mengangkat industri pariwisata di ruang digital. Workshop ekonomi kreatif sub sektor media di Kabupaten Bombana merupakan lokasi kelima dari total enam titik lokasi kegiatan itu.

“Selama kegiatan yang disiarkan secara langsung itu, peserta dilatih membuat konten dan fotografi pariwisata dari pemateri yang andal di bidangnya. Bahkan peserta langsung mempraktikkan kemampuan menulis dan memotretnya untuk dievaluasi dan diberikan hadiah menarik,” pungkasnya.

Laporan : Dion Zimani

Editor : Ali Rashid

Bara Juga :