Caption: Kepala Seksi Pengembangan Industri Pariwisata, Muhammad Syamsul. (Foto: Dok.Sultrakini.com)

Live Workshop Pelatihan Penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata di Kepulauan Buton

Dilihat 204 kali sejak 26 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

LULOPEDIA.TV: BUTON – Kepulauan Buton menjadi salah satu daerah diadakannya workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata yang diadakan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Sultrakini.com. Kegitatan ini diperuntukkan bagi generasi milenial.

Workshop ekonomi kreatif sub sektor media pada 26-27 November 2021 ini, diadakan diadakan dengan tujuan untuk menggaet generasi milenial agar aktif mempromosikan pariwisata serta terlibat dalam ekonomi kreatif di wilayah setempat.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, La Ode Saifuddin melalui Kepala Seksi Pengembangan Industri Pariwisata, Muhammad Syamsul, ekonomi kreatif yang banyak dibicarakan bahkan menjadi topik utama dalam diskusi ternyata merupakan langkah cerdas dan efektif dalam mereformasi, menselaraskan, dan mensinergikan pembangunan di tingkat daerah hingga global. Sistem informasi, kreativitas, inovasi serta ide menjadi dasar untuk menghadapi persaingan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk mengefektifkan promosi melalui konten dan fotografi.

“Konten fotografi merupakan sub sektor penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi kreatif serta konten dalam penciptaan branding terhadap produk pariwisata dan ekonomi Provinsi Sultra dengan mampu membangun narasi dari suatu produk, baik barang dan jasa pada destinasi unggulan dan prioritas,” jelasnya, Jumat (26/11/2021).

 

Peserta workshop (Foto: Dok.Sultrakini.com)

Peserta workshop (Foto: Dok.Sultrakini.com)

 

Selama workshop, puluhan peserta dari kalangan milenial Buton juga dilatih menghasilkan konten dan fotografi bertemakan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Khusus pelatihan penulisan konten, dihadirkan pemateri dari jurnalis senior, Andi Sangkarya Amir. Sesi ini peserta dikenalkan cara menulis konten yang positif, lalu didiskusikan dalam sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, peserta langsung menghasilkan konten dengan mengangkat pariwisata ataupun ekonomi kreatif di daerah setempat untuk kemudian dievaluasi. Satu karya terbaik peserta juga diberikan hadiah dan karyanya dipublikasikan di Sultrakini.com.

Sesi berikutnya, peserta menerima materi fotografi dan pemasaran pariwisata dari Mario Marcello Kojongian. Seperti pelatihan penulisan konten, peserta mendapatkan sesi-sesinya untuk mengembangkan kemampuan memotret mereka. Termasuk mendapatkan hadiah bagi satu karya foto terbaik.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buton, Rusdi Nudi mengapresiasi kegiatan tersebut yang ternyata agenda pertama dari Dinas Pariwisata Provinsi Sultra baik fisik maupun nonfisik di Buton. Terlebih, pihaknya ingin memperkuat tema pariwisata Buton, yaitu hutan dan budaya. Untuk itu, peran milenial dalam mengeksplor potensi tersebut sangat dibutuhkan, apalagi telah mendapatkan ilmu dari pelatihan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini bukan pertama dan bukan terakhir,” ucapnya.

Untuk dketahui, workshop ekonomi kreatif sub sektor media, penulisan konten dan fotografi pariwisata di Kabupaten Buton berlangsung pada 26-27 November 2021 dan disiarkan secara langsung melalui kanal lulo pedia, website lulopedia.tv, facebook Ekraf Dispar sultra, dan instagram Ekraf_Dispasultra.

Kegiatan ini, menyasar kalangan milenial di wilayah setempat, termasuk pelaku ekonomi kreatif. Workshop ekonomi kreatif sub sektor media tersebut juga telah berlangsung di Kota Kendari, Kabupaten Muna, dan Kota Baubau. Sementara Kabupaten Buton merupakan wilayah keempat.

Laporan: Intan Akfiat Aking

Bara Juga :