Andi Sangkarya Amir sebagai narasumber untuk penulisan konten (13/11/2021).

Jurnalis Senior Andi Sangkarya Berikan Tips Penulisan Konten Pariwisata

Dilihat 55 kali sejak 13 November 2021
Lulo Pedia Indonesia 0 subscibers

LULOPEDIA.TV KENDARI – Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara menggelar pelatihan penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata yang di ikuti oleh generasi milenial di Kota Kendari, Sabtu (13/11/2021).

Pelatihan ini menghadirkan Jurnalis Senior, Andi Sangkarya Amir sebagai narasumber untuk penulisan konten.

Dalam penyampaiannya kepada peserta, ia mengungkapkan sejauh ini hampir seluruh orang pandai menulis atau membuat Caption pada saat membuat konten di sosial media tentang indahnya pariwisata di suatu daerah.

“Namun, hanya segelintir orang yang dapat menuangkan tulisannya dengan baik sehingga dapat membuat orang lain tertarik untuk menyukai konten yang dibuat,” ujar.

Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tenggara menggelar pelatihan penulisan Konten dan Fotografi Pariwisata yang di ikuti oleh generasi milenial di Kota Kendari, Sabtu (13/11/2021).

Andi Sangkarya Amir sebagai narasumber untuk penulisan konten (13/11/2021).

Untuk itu, ia memberikan beberapa tips dan trik untuk membuat konten yang dapat menarik minat pembaca utamanya di bidang pariwisata sekaligus juga mempromosikan objek wisata di suatu daerah.

Untuk menulis sebuah artikel kata dia, terlebih dahulu mengumpulkan bahan bacaan seperti majalah yang berhubungan dengan promosi pariwisata yang dapat dijadikan referensi.

Keterangan foto yang di ambil diusahakan semenarik mungkin sehingga menarik keingintahuan masyarakat untuk berkunjung di objek wisata tersebut.

Tambahnya, Konteks pengambilan tempat wisata kekinian atau yang sedang di inginkan pembaca dengan memberikan informasi terbaru kepada pembaca terkait kondisi dan informasi yang ada di lapangan. Kemudian, tentukan angle atau sudut pandang dari hal, bagian paling menarik dalam sebuah tempat wisata yang anda kunjungi.

“Orang tertarik dengan suatu tulisan yang kita buat dengan memperhatikan kedekatan emosional pembaca misalnya dengan menyisipkan bahasa daerah dalam tulisan yang kita buat,” urainya.

 

 

Selanjutnya, Temukan judul yang menarik, hindari judul yang terlalu panjang dan rumit. Menurut Andi judul yang terkesan familiar akan banyak dicari oleh pembaca, buatlah seunik mungkin serta pastikan sesuai dengan isi konten yang ditulis.

Berikutnya untuk mulai menulis konten dapat dilakukan dengan dua pilihan yakni peserta bisa memilih menetapkan judul lebih dulu ini kata dia mampu menjaga alur atau batasan tulisan sehingga tidak keluar pada jalur yang diinginkan.

Kedua juga dapat dimulai dengan isi tulisan lebih dulu. Biasanya ini dipilih penulis yang menginginkan ekspresi yang lebih kuat guna mengembangkan materinya secara lebih leluasa.

“Umumnya jurnalis memilih cara ini,” ungkap Andi.

 

Laporan : Dion Zimani
Editor : Ali Rashid