Dinas Pariwisata Sultra Gelar Workshop Pengembangan Desain Produk di Bombana

Dilihat 191 kali sejak 4 July 2022
Lulo Pedia Indonesia 5.62K subscibers

LULOPEDIA.TV: BOMBANA – Menghasilkan suatu produk berkualitas dan memiliki brand yang baik di publik, tidak hanya menyinggung pada satu aspek saja, melainkan saling berangkai pada beberapa komponen penting. Salah satunya pengembangan desain produk dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya tingkat lokal.

Suatu produk perlu sentuhan kreativitas dan inovasi demi menggaet konsumen dan tetap menjadi incaran pasar. Inilah yang membuat para pelaku UMKM dinilai perlu menguasai hal tersebut. Di satu sisi untuk mengembangkan produknya, di sisi lain ikut mempromosikan potensi produk lokal di skala yang lebih luas.

Kepala Seksi Fasilitasi HKI dan Regulasi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Dany Irwan menyampaikan, dalam memaknai suatu produk maka perancang dan desain yang baik sangat diperlukan sampai mencapai kualitas dan standar serta spesifikasi yang dibutuhkan pasar. Desain produk menjadi salah satu faktor penentu kesempurnaan suatu produk dan tidak bisa diabaikan.

“Dipandang perlu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku atau penggiat usaha sektor ekonomi kreatif dalam menghadapi perkembangan dan peluang industri lokal, nasional hingga internasional. Hal inilah bisa didapatkan di workshop pengembangan desain produk ekonomi kreatif,” jelasnya yang juga ketua panitia, Senin (4 Juli 2022).

Dinas Pariwisata Provinsi Sultra bekerja sama dengan Lulopedia.tv menggelar workshop pengembangan desain produk ekonomi kreatif di Kabupaten Bombana. Sekitar 50 orang pelaku UMKM menjadi pesertanya.

Selama tiga hari agenda, yakni 4-6 Juli 2022 para peserta diberikan pemahaman akan pentingnya mengembangkan desain produk yang mereka geluti melalui pemateri-pemateri berkompeten di bidangnya.

Dalam kesempatan itu, para pelaku UMKM di Bombana secara langsung mendapatkan materi yang menarik, sekaligus bisa konsultasi tentang strategi pengembangan produknya dari pemateri La Ode Saiful Rachman selaku chef&content creator, Achmad Fadillah selaku desainer produk industri, serta Agustamin Saleko dari penggiat UMKM Bombana.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Sultra, Syamsinar mengatakan, workshop pengembangan desain produk ekonomi kreatif sangat penting untuk mengkreasikan suatu produk agar memiliki kekhasan dan menarik di pasaran.

“Desain produk yang menarik tentu mendatangkan peluang pasar yang lebih besar. Dari kegiatan ini, peserta yang merupakan pelaku UMKM bisa memikirkan cara mengembangkan produknya bersama pemateri agar produk-produk di Bombana lebih baik kedepannya, bahkan menunjang pasar dan ekonomi di daerah ini,” ucapnya.

Apalagi, kata Syamsinar, UMKM sangat berkontribusi besar dalam meningkatkan perekonomian daerah, sehingga sudah sewajarnya pemerintah juga ikut hadir membantu pelaku usaha dalam mengembangkan dan menguatkan kapasitas bisnisnya.

“Pelatihan hari ini juga akan menjadi momentum untuk melihat sejauh mana pelaku usaha di Bombana memiliki kekuatan maupun kapasitas dalam produknya,” ujarnya.

 

Untuk diketahui, selama workshop pengembangan desain produk ekonomi kreatif, para peserta membawa serta produk UMKM-nya. Selain dipamerkan, produk-produk mereka ikut diberikan masukan menyangkut kekurangan maupun item yang penting ditambahkan dalam pengembangan produk.

Para peserta juga memanfaatkan kegiatan tersebut dengan berkonsultasi langsung dengan pemateri menyangkut strategi mengembangkan usaha mereka.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan Asisten Bidang Perekonomian dan Pengembangan Pemerintah Daerah Bombana Muhammad Aris, Kepala Dinas Pariwisata Bombana Anisa Sri Prihatin, Kepala Bidang Ekraf Dispar Bombana Ramang bersama, serta tamu undangan lainnya.